Timnas U-16 Gagal Curi Tiga Angka dari Thailand
Timnas U-16 Gagal Curi Tiga Angka dari Thailand

CHONBURI -- Timnas Garuda Indonesia U-16 gagal mencuri kesempatan memperoleh 3 angka pertama di putaran ke2 Grup A Piala AFF U-15 2017. Melawan kesebelasan tuan rumah, Thailand, pada Selasa (11/7), skuat asuhan pelatih Fakhri Hselesaini tersebut kalah 0-1. Kekalahan kali ini menjadi yang pertama dialami para pemain muda Merah Putih. Pada minggu (9/7), saat pertandingan putaran pertama, tim berjuluk Garuda Asia itu, pun hanya mampu bermain imbang 2-2 dari Myanmar. Saat bertanding di Institute of Physical Education (IPE) Campus Stadium, Thailand, ke2 kesebelasan sebetulnya tampak imbang. Tim muda Gajah Putih, diawal babak pertama, mengambil inisiatif serangan. Duet 2 pemain serang tuan rumah, Punnawat Chote Jirachaithon dan Jiramet Janngam, terbilang ampuh merepotkan lini pertahanan Indonesia. Para pemain tamu nyaris dibuat bertahan. tapi, sejumlah peluang milik Thailand belum mampu membungkam gawang Indonesia. Para pemain muda Indonesia baru mulai tampil menekan menjelang pertengahan babak pertama. Aksi-aksi yang dilakukan oleh David Maulana, beberapa kali mengancam gawang Thailand. tapi, belum mujur bagi para pemain tamu. Skor masih 0-0 sampai menjelang babak pertama selesai. Para pemain Indonesia nyaris menbobol gawang Thailand di menit akhir babak pertama. Berawal dari kesalahan penjaga gawang tan rumah yang gagal menangkap bola. Ada Ahmad Rusadi yang mekeuntungankan bola liar. Sayang, sepakan menjurus ke gawang sukses diblok pemain bertahan tuan rumah. Skor 0-0 penutup babak pertama. Di babak ke2, ke2 kesebelasan tetap menampilkan permainan menyerang. Giliran Indonesia yang mampu mendikte jalanya pertandingan. Beberapa kali para penggawa Merah Putih sukses membikin repot lini pertahanan Thailand. Itu terjadi pada menit ke-54. Amiruddin baik Kahfi yang baru semenit masuk menggantikan Rendy Juliansyah melepaskan sepakan keras dari sisi kanan serangan. Tetapi, sepakan kerasnya hanya mampu membawa bola ke mistar gawang. Pemain tuan ruah membalas pada menit ke-58. Kerja sama antara Suphat Muenta dan Woragon Thongbai mengejutkan lini pertahanan Indonesia. tapi, balasan serangan tersebut sukses dibuat mentah. Skor tetap tanpa gol sampai menit ke-60. Amiruddin kembali usaha menaklukkan pertahanan Thailand. Pada menit ke-64, peman serang tersebut melewati dari kawalan 2 pemain bertahan tuan rumah. Dia sempat melepaskan sepakan keras. Tapi, kiper Anuchid Tewaasri masih tampak tangguh. Nasib jelek sempat didapat para pemain Indonesia pada menit ke-66. Yaitu, ketika pemain serangan Pongrapod Kaewichi memperolehkan bola di dekat gawang umpan dari serangan kiri. Sepakan pelannya membuat gol. Tapi, beruntung saja hakim garis mengangkat bendera tanda off side. Skor masih 0-0. Petaka bagi gawang Indonesia benar-benar terjadi pada menit ke-73. Yaitu, ketika pemain serang Suphanat yang berada di dekat gawang, menerima umpan bola dari serangan lini kanan. 2 pemain bertahan Indonesia sempat berusaha menutup celah sepakan. Tetapi, sepakan keras penyerang tuan rumah, sukses membikin kiper Ahludz Fikri tumbang. Skor menjadi 1-0. Skor tersebut membuat ritme permainan Indonesia berubah. Sementara Thailand, masih dengan permaian menyerangnya. tapi, sampai wasit meniup pluit panjang, skor tetap 1-0. Kemenangan Thailand atas Indonesia. Hasil negatif kali ini membuat Indonsia kehilangan momen mencuri 3 angka untuk klasemen Grup A. Kini, Indonesia tetap punya nilai satu angka, dari hasil imbang dengan Myanmar, akhir minggu lalu. Bagi Thailand, kemenangan kali ini membuat tim tersebut menambah 3 angka untuk papan klasemen. Kini tim tuan rumah, punya nilai enam angka setelah pada putaran pertama, menang 2-1 dari Australia. n Bambang
Sumber : bola.republika.co.id
Post a Comment