UEFA Denda Barcelona Atas Selebrasi Berlebihan Usai Kalahkan PSG
Berita Liga Champions: Insiden perayaan yang dilakukan Barcelona seusai laga kemenangan mengejutkan 6-1 mereka atas Paris Saint-Germain di leg kedua babak 16 besar Liga Champions beberapa waktu lalu telah membuat klub raksasa Catalan itu terkena masalah.
Barcelona dikabarkan telah didenda sebesar 19.000 euro akibat comeback luar biasa yang mereka saat melawan Paris Saint-Germain di Liga Champions tersebut memicu invasi ke dalam lapangan yang dilakukan beberapa fans mereka saat di Camp Nou.
Neymar sendiri berhasil menginspirasi perjuangan Barca untuk mendapatkan asa lolos ke babak selanjutnya meski Blaugrana harus menelan kekalahan telak 4-0 di laga leg pertama di Paris untuk mengalahkan PSG 6-1 di kandang mereka sendiri.
Dan gol Sergi Roberto saat injury time langsung memicu aksi selebrasi tak terkendali di antara para fans tuan rumah. Namun UEFA telah mengambil pandangan lain atas insiden tersebut dan memutuskan untuk menjatuhi denda kepada tim raksasa Spanyol itu.
Sanksi tersebut dikatakan juga termasuk "perilaku yang tidak tepat dari tim" lantaran anak-anak asuhan Luis Enrique itu telah menerima lima kartu kuning dalam pertandingan tersebut. UEFA juga telah memberikan denda tambahan untuk klub lainnya lantaran dianggap telah melanggar aturan disiplin di Liga Champions dan Liga Europa.
Napoli dikatakan harus membayar denda sebesar 38.000 euro atas penggunaan laser, memblokir tangga, dan menyalakan kembang api saat kekalahan 3-1 mereka dari Real Madrid. Rostov juga dihukum sebab para penggemar mereka menyalakan kembang api dan telah didenda sebesar 16.000 euro.
Sementara denda terbesar diberikan kepada Saint-Etienne selama kekalahan mereka saat melawan Manchester United di Liga Europa. Klub Ligue 1 tersebut harus membayar denda sebesar 50.000 euro sebab penggunaan kembang api, pelemparan benda dan perilaku yang tidak benar dari fans mereka.
Post a Comment